Menulis, Rasa dan Makna
Banyak perasaan yang tersimpan dalam diri, yang tak tergambar dan terucap. Senang, bahagia, syukur, sedih, marah dan kecewa, pasti pernah singgah, ia hanya mampir sebentar lantas tak berbekas. Lantas apa yang membuatnya menetap? Sederhana, jika kau ingin berbagi tulislah apa yang kau rasakan dengan kata-kata baik yang bermakna, berbagilah dengan tulisanmu yang penuh Rasa, maka sesungguhnya kau sudah membuat dirimu jauh lebih bermakna. Pepatah bijak berkata, "Menulislah, maka usiamu akan jauh melebihi umurmu". Satu tulisan sederhana yang bisa menggerakkan orang untuk berubah akan tetap abadi meskipun yang menuliskannya telah tiada.
Menulis menjadi pilihan dari bagian perjalanan hidup yang saat ini kujalani, karena aku ingin berbagi kebaikan melalui tulisan, aku ingin hidup lebih bermakna dengan tulisan yang bisa menginspirasi.
Semoga Allah mudahkan, melalui wasilah ikut kelas menulis bersama team @nulisyuk, akan menjadikan diri ini tidak berhenti belajar untuk mengasah kemampuan dalam merangkai kata dan berani menunjukkan bahwa menulis adalah jalan yang sedang aku tekuni saat ini..
#nulisyuk #nulisyukbacth67
-Arie Wahyu Ningrum-
Jakarta, 21 Januari 2021
Belum ada Komentar untuk "Menulis, Rasa dan Makna"
Posting Komentar