Malaikat Hidupku
Tak kan ada hal apapun di dunia ini yang bisa menggantikan apa yang sudah ia berikan untukku..
Tak kan mampu diri ini mengembalikan apa yg telah ia korbankan, meskipun harus bekerja sampai akhir hayat..
Siapapun kita tak akan pernah sanggup membalas semua jasa insan yang Allah mengistimewakan pada dirinya, ada surga di telapak kakinya,
Ibumu, ibumu, ibumu...
Setiap orang pasti mencintai ibunya, masing-masing punya kisah dan cerita yang terukir indah tentang sosok yang mulia ini, tak kan pernah habis jika menorehkan kisah tentang ibu, sungguh tak kan ada air mata yang tak menetes, bahkan mengalir deras jika bercerita tentang Ibu..
Aku tak pernah mendengar ia meminta sesuatu dariku, dari kami anak2nya, ia hanya ingin kami bahagia dalam kehidupan ini, pinta itu bukan ia tujukan kepada kami, namun tak pernah luput dalam setiap do'anya semua harapan ia sampaikan kepada RabbNya..
Mak.. Sungguh aku mencintaimu dengan segenap jiwaku..
Tulisan sederhana dalam buku ini adalah sebagai wujud rasa syukurku terlahir dari rahimmu,..
Semoga, awal kisah ini akan menjadikan semangat baru bagiku untuk menuangkan kisah bersamamu dalam satu buku motivasi hidup.
"Jangan merasa hebat jika hari ini kamu berhasil, bukan karena usahamu, pada saat itu sesungguhnya Allah sedang mengabulkan do'a Ibumu"
Buku Antologi Pertama Terimakasih Pahlawanku
"Mak, My Single Parent sang Pejuang Tangguh"
-Arie Wahyu Ningrum-
Jakarta, 20 Januari 2021
Belum ada Komentar untuk "Malaikat Hidupku"
Posting Komentar