Sarjana ASIku
Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush shalihaat..
Masyaa Allah Laa quwwata illa billah, masih sangat jelas diingatan umma, saat pertama kali merasakan tendangan kecil darimu saat sudah memasuki hari ke-120 dalam rahim umma di akhir ramadhan tahun lalu.
Kini umma kembali merasakan nikmat yang luar biasa dalam membersamai tumbuh kembangmu yang sudah mencapai usia 6 bulan dalam dekapan umma pada ramadhan tahun ini 1443H.
Masyaa Allah, tak ada alasan untuk tidak mensyukuri segala hal yang saat ini umma rasakan, hadirmu dalam kehidupan kami adalah momen terbaik untuk terus belajar dan menggali ilmu. Ya, kami orangtua baru yang sedang Allah amanahkan sosok yang bisa kami sebut sebagai "guru".
Kamu memang masih kecil nak, tetapi sejatinya darimu kami banyak belajar hal baru yang mungkin selama ini hanya sekadar teori yang kami tahu.
Hari ini atas izin Allah, kamu menjadi sarjana ASI tahap pertama nak, dalam waktu 6 bulan ini kita adalah pejuang ASI ekslusif, Umma, Hilya dan tentunya Ayah. Alhamdulillah rezeki dari Ar Razzaq cukup memenuhi nutrisi untuk Hilya, Allah lah yang mengatur segala proses ini nak, bukan suatu hal yang mudah awalnya, tetapi karena Allah beri kemudahan untuk kita, kegiatan mengASIhi ini masih berlanjut sampai sekarang.
Bukankan Allah begitu menyayangi kita nak?. Allah sebagai Al-Mudabbir yang sudah mengatur dengan baik apa apa yang menjadi kebutuhan kita.
Maka mari nak, sekali lagi kita bersyukur untuk nikmat ini, ikhlas dan ridho dalam menjalani setiap hari yang penuh dengan kecintaan kepada-Nya.
Sebagai tanda kita sudah berhasil menjalani proses mengASIhi selama 6 bulan, hari ini pula Hilya mulai merasakan apa yang sudah ditetapkan Allah, rezeki melalui makanan pendamping ASI (MPASI) pertama sebagai nutrisi yang harus dipenuhi untuk tumbuh kembang Hilya.
Nak, mari kita belajar bersama dengan penuh kegembiraan serta rasa sabar yang lebih, ingat nak semua ada prosesnya, dan semoga setiap proses ini diridhoi Allah, mulai dari Ayah berusaha memperoleh rezeki yang halal, bahan yang halal serta thoyib, begitu pun proses pembuatannya, semua kami lakukan atas dasar cinta kami nak.
Umma berdoa dan meminta kepada Allah, kelak setiap suapan yang masuk kedalam perut hilya menjadi wasilah anak umma tumbuh menjadi anak yang shalihah, anak yang taat terhadap Allah, mencintai nabi dan memiliki akhlak dan adab yang bagus pula. Dan dengan segala kesungguhan kami, kelak Hilya menjadi anak yang bisa mensyiarkan Al-quran dengan baik, Hilya menjadi Qariah dan penghafal Al-quran yang mutqin, tentunya dengan izin Allah.
Barokallahu fiik Nak..
Umma dan Ayah sayang Hilya karena Allah..
Jakarta, 5 Ramadhan 1443H/ 7 April 2022
-Ummu Hilya-
Belum ada Komentar untuk "Sarjana ASIku"
Posting Komentar